Kamis, 21 November 2019

Laporan Praktikum Teknik Laboratorium Program Studi Biologi Unimuda Sorong

LAPORAN
Praktikum Teknik Laboratorium
" Analisis Alat Bahan Laboratorium, Neraca, Dan Mikroskop "




Disusun Oleh:
Nama : Niken Nur Azizah
Prodi  : Biologi I-A


PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH (UNIMUDA) SORONG 2019








Kata Pengantar
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan inayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan yang berjudul Analisis Alat Dan Bahan laboratorium, Neraca, Dan Mikroskop
Terima kasih saya ucapkan kepada Dosen yang telah membantu kami baik secara moral maupun materi.
Kami menyadari, bahwa laporan yang kami buat ini masih jauh dari kata sempurna baik segi penyusunan, bahasa, maupun penulisannya. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pembaca guna menjadi acuan agar penulis bisa menjadi lebih baik lagi di masa mendatang.
Semoga laporan ini bisa menambah wawasan para pembaca dan bisa bermanfaat untuk perkembangan dan peningkatan ilmu pengetahuan.
Aimas, 18 November 2019
 Penulis


BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang

Analisis Alat Bahan Laboratorium
Alat-alat laboratorium berguna untuk mempermudah percobaan juga mendukung keselamatan praktikum ketika melakukan percobaan. Praktikum tentu saja tidak dapat secara langsung menggunakan alat-alat laboratorium tanpa mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang cukup, karena masing-masing alat laboratorium memiliki prosedur-prosedur tersendiri dalam penggunaannya.

Analisis Neraca/Timbangan
Untuk menentukan massa suatu benda atau zat diperlukan ketelitian agar hasil yang di dapat lebih akurat. Neraca adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur suatu zat benda, bahan, atau unsur dalam massa benda.

Analisis Mikroskop
Mikroskop merupakan alat bantu yang memungkinkan kita dapat mengamati objek yang berukuran sangat kecil. Hal ini membantu memecahkan persoalan manusia tentang organisme yang berukuran kecil.




Tujuan

Mahasiswa dapat mengetahui jenis dan fungsi beberapa peralatan laboratorium yang dibutuhkan dalam pengujian mikrobiologis.

• Dapat mengetahui dan memahami cara pengoperasian alat ukur massa berupa neraca, baik neraca analitik maupun neraca ohaus.

• Mahasiswa terampil menggunakan mikroskop dengan cepat dan aman untuk melihat sediaan sederhana.




Hasil Dan Pembahasan
   • Hasil pengamatan yang kami peroleh adalah sebagai berikut.



• Alat Alat Laboratorium – Laboratorium adalah salah satu pusat segala aktivitas ilmiah, yang meliputi riset, eksperimen, dan pengukuran. 

Berikut beberapa alat-alat laboratorium yang umumnya digunakan di laboratorium.


1. Alat Alat Laboratorium | Gelas Ukur

















alat alat laboratorium
gambar gelas ukur | google images

Fungsi gelas ukur adalah sebagai alat untuk mengukur volume larutan, mulai dari volume 10mL hingga 2L.


2. Alat Alat Laboratorium | Tabung Reaksi















alat alat laboratorium
gambar tabung reaksi | pixabay.com

Fungsi tabung reaksi adalah untuk mencampur, menampung dan memanaskan bahan-bahan kimia cair atau padat, utamanya untuk uji kualitatif.


3. Alat Laboratorium Kimia | Labu Ukur 














alat-alat laboratorium labu ukur
gambar labu ukur | pixabay.com

Labu ukur (Volumetric Flask) atau labu takar adalah alat kimia, yang digunakan untuk mengencerkan larutan hingga mencapai volume tertentu. 

4. Alat- Alat Laboratorium | Labu Erlenmeyer





alat alat laboratorium kimia
gamabar erlenmeyer | aliexpress.com
Fungsi labu erlenmeyer adalah untuk mencampur, mengukur dan menyimpan cairan. Umumnya erlenmeyer terbuat dari kaca borosilikat sehingga tahan ketika dipanaskan. Ukuran labu erlenmeyer bervariasi mulai dari 50 – 500 ml.
Dalam laboratorium mikrobiologi alat lab ini digunakan untuk membantu proses pembiakan mikroba.




• Neraca / Timbangan Ohaus

Neraca Ohaus adalah salah satu alat ukur massa benda yang memiliki ketelitian 0,01 gram. Prinsip kerja dari neraca ini sebenarnya hanya sekadar membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan.

Fungsi Neraca Ohaus adalah untuk mengukur massa benda atau logam yang digunakan dalam praktik laboratorium. Kapasitas beban maksimal yang bisa ditimbang dengan menggunakan neraca ini adalah 311 gram.

bagian bagian neraca ohaus 3 4 lengan lengkap
Fungsi dari kelima  bagian neraca ohaus di atas adalah sebagai berikut.
 Tombol kalibrasi, merupakan sebuah sekrup atau knop yang digunakan untuk mengenolkan atau mengkalibrasi neraca ketika neraca akan digunakan.
 Tempat beban, merupakan sebuah piringan logam yang digunakan untuk meletakkan benda yang akan diukur massanya.
 Pemberat (anting), merupakan sebuah logam yang menggantung pada lengan yang berfungsi sebagai penunjuk hasil pengukuran. Pemberat dapat digeser-geser dan setiap lengan neraca memilikinya.
 Lengan Neraca, merupakan plat logam yang terdiri dari skala dengan ukuran tertentu. Jumlah lengan pada neraca bisa 2, 3 atau 4 bergantung jenisnya. Masing-masing lengan menunjukkan skala dengan satuan yang berbeda.
 Garis kesetimbangan (titik nol), digunakan untuk menentukan titik kesetimbangan pada proses penimbangan atau pengukuran massa benda.




Mikroskop

Mikroskop adalah suatu alat yang digunakan benda-benda yang sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Fungsi utamanya adalah untuk melihat bayangan suatu benda yang lebih besar dan jelas.

Struktur Mikroskop








Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Fungsi masing-masing bagian mikroskop:


  • Fungsi  Lensa okuler merupakan lensa terletak dekat dengan mata observer. Lensa ini bertujuan untuk membentuk bayangan maya, tegak, diperbesar dari lensa objektif.
  • Tabung mikroskop (tubus) merupakan bagian mikroskop berbentuk tabung yang berfungsi mengatur fokus dan menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif.
  • Revolver merupakan  bagian mikroskop yang berfungsi untuk mengatur perbesaran lensa objektif.
  • Fungsi Lensa objektif yaitu lensa yang berada dekat dengan objek yang akan diamati. Lensa objektif ini  berfungsi untuk membentuk bayangan nyata, terbalik, diperbesar. Pembesaran dari lensa objektif dapat  diatur pada bagian revolver yang sudah ada pada mikroskop.
  • Meja kerja atau meja mikroskop merupakan bagian mikroskop yang berfungsi untuk meletakkan objek yang akan diamati.
  • Kondensor merupakan bagian mikroskop yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya. Bagian ini dapat di putar dan juga dinaik-turunkan.
  • Diafragma merupakan bagian mikroskop yang berfungsi mengatur sedikit banyaknya cahaya yang masuk.
  • Makrometer (pemutar kasar) yaitu  bagian dari mikroskop yang berfungsi menaik-turunkan tabung mikroskop dengan cepat.
  • Mikrometer (pemutar halus) merupakan bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk menaik-turunkan tabung mikroskop dengan lambat atau secara halus. Ukuran dari mikrometer biasanya lebih kecil dibandingkan dengan makrometer.
  • Reflektor merupakan bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin ke objek yang diamati melewati lubang yang ada di meja objek itu sendiri. Reflektor sendiri  terdiri dari 2 jenis cermin, yakni cermin datar dan cermin cekung.
  • Cermin datar digunakan pada saat cahaya yang dibutuhkan sudah terpenuhi, sedangkan cermin cekung digunakan saat kondisi kurangnya cahaya. Sedangkan fungsi dari Cermin cekung yaitu untuk mengumpulkan cahaya.
  • Penjepit kaca berfungsi sebagai pelapis objek agar tidak dapat bergeser-geser ketika diamati.
  • Lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan yang ada pada mikroskop.
  • Sendi inklinasi atau pengatur sudut merupakan alat atau bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk mengatur sudut tegaknya mikroskop itu sendiri.
  • Sedangkan Kaki mikroskop berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop.




PENUTUP

Kesimpulan

Laboratorium adalah salah satu pusat segala aktivitas ilmiah, yang meliputi riset, eksperimen, dan pengukuran. 
Neraca Ohaus adalah salah satu alat ukur massa benda yang memiliki ketelitian 0,01 gram. Prinsip kerja dari neraca ini sebenarnya hanya sekadar membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan.
Mikroskop adalah suatu alat yang digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Fungsi utamanya adalah untuk melihat bayangan suatu benda yang lebih besar dan jelas.



Saran

       Laporan yang kami buat ini masih sangat jauh dari harapan yang dosen inginkan serta masih sangat jauh dari kesempurnaan, tetapi dari laporan ini mampu menguji rasa tanggung jawab sebagai Mahasiswi untuk berusaha memberikan yang terbaik. Penulis telah berusaha dengan maksimal untuk menyelesaikan laporan ini, apabila laporan ini tidak seperti apa yang diharapkan penulis mohon agar dapat memberi kritik maupun saran yang sifatnya membangun untuk dapat memperbaikinya lebih baik lagi untuk tugas laporan yang lainnya.
        Sekian laporan yang dapat penulis berikan, apa bila ada kesalahan dalam penyampaian, dalam laporan ini penulis mohon maaf karena semua itu di luar dari kehendak sebagai manusia biasa.


























































Tidak ada komentar:

Posting Komentar